Selasa, 31 Januari 2012
Senin, 30 Januari 2012
Ini adalah sepenggal kisah yang pernah saya alami. Sepenggal kisah remaja yang dapat saya bagikan ke para pembaca, yang ingin membaca, jika tidak ingin membacanya mungkin kalian sudah pernah merasakannya :). Agak sedikit mencurahkan isi hati, namun dapat diambil maknanya jika kalian dapat mengartikan tulisanku yang amburadul ini. Mari kita simak.
Saat saya mulai mengenal apa arti 'cinta' dan 'sayang' terhadap lawan jenis, sama seperti ABG lainnya saya pun berburu wanita yang memikat hati saya. Waktu itu saya masih SMP kelas tiga. Saya memulai kisah percintaan saya dengan seorang gadis lugu. Kisah ini mulus sampai saya terbuai dengan perasaan saya dan menghiraukan sekitar saya, terutama ibu saya. Ibu saya pun sempat melarang saya pacaran tanpa alasan yang jelas. Mungkin karena saya terlalu sibuk dengan pacar saya dibanding dengan keluarga.
Setelah saya cukup dewasa untuk menyikapi hal itu, saya pun mentelaah dibalik larangan pacaran dari ibu saya tersebut. Dan ternyata, ibu saya melarang bukan karena ia takut anaknya menjadi 'gagal' bila berpacaran, namun ibu saya cemburu karena anaknya merasa sudah 'diculik' oleh pacarnya. Ia merasa diduakan oleh buah hatinya yang ia rawat sedari dalam kandungan.
Ada tips agar orang tua kalian merestui kalian pacaran (mungkin). Pertama, ketahui perasaan orang tua-mu, bila mereka merasa dicemburui, maka buat lah orang tua-mu nyaman dengan keadaanmu yang sedang berstatus pacaran. Kedua, luangkan waktu untuk orang tua, turutilah kata-kata orang tua, sebab mereka sangat sayang pada kalian dan tidak mau hal buruk terjadi pada diri kalian. Ketiga, jangan terlalu menggebu-gebu dalam pacaran, jangan terlalu bertemu setiap saat. Keempat, ajaklah pacarmu jalan-jalan bersama dengan orang tua-mu, jalinlah hubungan yang baik diantara mereka.
#CMP
Peka Lah (Eps. 3): Orang Tua
Saat saya mulai mengenal apa arti 'cinta' dan 'sayang' terhadap lawan jenis, sama seperti ABG lainnya saya pun berburu wanita yang memikat hati saya. Waktu itu saya masih SMP kelas tiga. Saya memulai kisah percintaan saya dengan seorang gadis lugu. Kisah ini mulus sampai saya terbuai dengan perasaan saya dan menghiraukan sekitar saya, terutama ibu saya. Ibu saya pun sempat melarang saya pacaran tanpa alasan yang jelas. Mungkin karena saya terlalu sibuk dengan pacar saya dibanding dengan keluarga.
Setelah saya cukup dewasa untuk menyikapi hal itu, saya pun mentelaah dibalik larangan pacaran dari ibu saya tersebut. Dan ternyata, ibu saya melarang bukan karena ia takut anaknya menjadi 'gagal' bila berpacaran, namun ibu saya cemburu karena anaknya merasa sudah 'diculik' oleh pacarnya. Ia merasa diduakan oleh buah hatinya yang ia rawat sedari dalam kandungan.
Ada tips agar orang tua kalian merestui kalian pacaran (mungkin). Pertama, ketahui perasaan orang tua-mu, bila mereka merasa dicemburui, maka buat lah orang tua-mu nyaman dengan keadaanmu yang sedang berstatus pacaran. Kedua, luangkan waktu untuk orang tua, turutilah kata-kata orang tua, sebab mereka sangat sayang pada kalian dan tidak mau hal buruk terjadi pada diri kalian. Ketiga, jangan terlalu menggebu-gebu dalam pacaran, jangan terlalu bertemu setiap saat. Keempat, ajaklah pacarmu jalan-jalan bersama dengan orang tua-mu, jalinlah hubungan yang baik diantara mereka.
#CMP
Merantau
Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang
Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran
Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
Jika didalam hutan.
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran
Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
Jika didalam hutan.
#CMP dan Imam Syafii
Minggu, 29 Januari 2012
Peka Lah (Eps. 2): Cinta
Menurut beberapa orang cinta itu buta atau biasa disebut love is blind. Pengertian kebanyakan orang cinta buta itu adalah cinta yang tak mengenal fisik, usia, maupun status. Banyak pula orang bunuh diri karena putus cinta, ia hingga rela merenggut nyawanya sendiri karena dibutakan oleh cinta, menurut kebanyakan orang. Tapi menurutku, cinta buta itu bukannya kita yang dibutakan oleh cinta, namun cinta lah yang kita butakan. Cinta memang tak mengenal usia, status, bahkan jabatan, namun itu bukanlah kebutaan dari cinta. Memang pada dasarnya perasaan itu global, ia tak mengenal semua hal yang didasari oleh pemikiran.
Bukan itu yang akan aku bahas dalam postingan kali ini. Aku akan sedikit menuangkan pemikiranku tentang kepekaan dalam mencintai dan dicintai. Siapa kah yang harus peka dalam hal percintaan? Hanyalah pria yang dapat mengumbarkan perasaanya di depan semua orang, berbeda dengan wanita yang sangat pintar menyembunyikan perasaanya.
Terkadang 'permainan' wanita sangat membuat pusing sang pria. Omongan dengan tindakan yang berbeda sangat membingungkan para pria. Wanita pun sesekali dibuat pusing oleh para pria. Sikap pria dan perkataannya yang manis terkadang menipu para wanita.
Kedua belah pihak, antara wanita dan pria harus sama-sama mempunyai kepekaan yang sama. Agar tidak mudah dikadali wanita harus peka terhadap keadaan sekitar antara anda dengan di doi. Seperti gambar ilustrasi, perkataan manis pria bisa saja membuat wanita mabuk kepayang, namun perlakuannya pria tersebut tidak mencerminkan perkataannya. Pria pun harus peka agar tidak terjadi hal yang sama.
Dalam hubungan yang serius dan cukup lama, kepekaan pun harus dibangun dengan mantab. Karena jika kalian mencapai satu titik yang disebut jenuh maka percekcokan sering kali muncul dalam hubungan anda. Jika salah satu baik pria maupun wanita mempunyai kepekaan yang tinggi, maka percekcokan tersebut dapat di minimalisir walaupun tidak dapat dihindari.
Pekalah terhadap lingkungan sekitar, terhadap perilaku pasangan, terhadap ucapan pasangan agar terhindar dari kesengsaraan.
#CMP
Bukan itu yang akan aku bahas dalam postingan kali ini. Aku akan sedikit menuangkan pemikiranku tentang kepekaan dalam mencintai dan dicintai. Siapa kah yang harus peka dalam hal percintaan? Hanyalah pria yang dapat mengumbarkan perasaanya di depan semua orang, berbeda dengan wanita yang sangat pintar menyembunyikan perasaanya.
Terkadang 'permainan' wanita sangat membuat pusing sang pria. Omongan dengan tindakan yang berbeda sangat membingungkan para pria. Wanita pun sesekali dibuat pusing oleh para pria. Sikap pria dan perkataannya yang manis terkadang menipu para wanita.
Kedua belah pihak, antara wanita dan pria harus sama-sama mempunyai kepekaan yang sama. Agar tidak mudah dikadali wanita harus peka terhadap keadaan sekitar antara anda dengan di doi. Seperti gambar ilustrasi, perkataan manis pria bisa saja membuat wanita mabuk kepayang, namun perlakuannya pria tersebut tidak mencerminkan perkataannya. Pria pun harus peka agar tidak terjadi hal yang sama.
Dalam hubungan yang serius dan cukup lama, kepekaan pun harus dibangun dengan mantab. Karena jika kalian mencapai satu titik yang disebut jenuh maka percekcokan sering kali muncul dalam hubungan anda. Jika salah satu baik pria maupun wanita mempunyai kepekaan yang tinggi, maka percekcokan tersebut dapat di minimalisir walaupun tidak dapat dihindari.
Pekalah terhadap lingkungan sekitar, terhadap perilaku pasangan, terhadap ucapan pasangan agar terhindar dari kesengsaraan.
#CMP
Peka Lah (Eps. 1): Tuhan
Alkisah, di sebuah desa tengah di landa banjir bandang sehingga semua rumah pun tertutup oleh air. Ketika semua warga tengah sibuk mengungsikan semua harta benda yang dimiliki, ada seorang pria yang enggan untuk meninggalkan gubuknya.
Saat banjir itu masih se-mata kaki, ada tetangga membawa gerobak menawarkan bantuan. Namun ia menjawab, "Terima kasih atas bantuannya. Tetapi aku akan tetap tinggal dan menunggu pertolongan langsung dari Tuhanku."
Saat banjir itu se-pinggang orang dewasa ada tetangga membawa kuda dan menawarkan bantuan. Tetapi pria itu tetap enggan untuk menerima bantuannya dan terus menunggu datangnya bantuan langsung dari Tuhannya.
Saat banjir itu mulai setinggi dada orang dewasa, datang tim sars untuk membantu evakuasi menggunakan perahu sekoci. "Mari pak naik ke atas perahu, kami antarkan ke tempat evakuasi.", ujar salah satu orang yang berada di sekoci tersebut. Namun, orang tersebut tetap enggan meninggalkan gubuknya dan berkata "Aku menunggu pertolongan dari Tuhan.". Maka berlalu lah tim sars tersebut meninggalkan pria itu.
Banjir itu pun semakin meninggi. Saat tingginya sudah hampir menutupi seluruh tinggi rumahnya ada halikopter dari angkatan udara datang untuk menelusur memberikan bantuan. Pria itu terlihat diatas atap rumahnya sedang menunggu datangnya pertolongan dari Tuhannya. Masih sama seperti yang sudahnya, ia enggan meninggalkan gubuknya dan tetap menunggu pertolongan Tuhannya. Halikopter pun meninggalkan pria tersebut dengan kondisi air yang terus meninggi menenggelamkan ia dan gubuknya.
Pria itu pun akhirnya tenggelam dan meninggal. Lalu di alam sana ia diberikan pertanyaan oleh malaikat.
"Bagaimana kau bisa meninggal?", ujar malaikat.
"Aku setia dengan Tuhanku. Aku setia menunggu pertolongan langsung dari Tuhanku hingga banjir menenggelamkan ku.", ujarnya.
Namun dengan senyum sinis malaikat pun menjawab, "Tau kah kau bahwa sebenarnya Tuhanmu sudah memberikan pertolongan kepadamu? Ia memberikan gerobak yang dibawa oleh tetanggamu, namun kau telah melalaikannya. Pertolongan Tuhanmu pun datang untuk yang kedua kalinya, ia memberikan kuda yang dibawakan oleh tetanggamu dan lagi-lagi kau melalaikannya. Tuhanmu itu sangat baik, ia memberikan pertolongan ketiga kepadamu yaitu perahu sekoci dan halikopter dari tim penyelamat dan sekali lagi kau melalaikannya. Maka masuk neraka lah kau karena telah melalaikan pertolongan dari Tuhanmu."
Tuhan itu Maha Baik, ia takkan mungkin membiarkan hambaNya dalam kesengsaraan. Bantuan dan pertolongan selalu Tuhan berikan dalam berbagai bentuk. Maka peka lah apa yang ada di sekitarmu, mungkin itu lah bantuan yang terbaik dari Tuhanmu.
#CMP
Saat banjir itu masih se-mata kaki, ada tetangga membawa gerobak menawarkan bantuan. Namun ia menjawab, "Terima kasih atas bantuannya. Tetapi aku akan tetap tinggal dan menunggu pertolongan langsung dari Tuhanku."
Saat banjir itu se-pinggang orang dewasa ada tetangga membawa kuda dan menawarkan bantuan. Tetapi pria itu tetap enggan untuk menerima bantuannya dan terus menunggu datangnya bantuan langsung dari Tuhannya.
Saat banjir itu mulai setinggi dada orang dewasa, datang tim sars untuk membantu evakuasi menggunakan perahu sekoci. "Mari pak naik ke atas perahu, kami antarkan ke tempat evakuasi.", ujar salah satu orang yang berada di sekoci tersebut. Namun, orang tersebut tetap enggan meninggalkan gubuknya dan berkata "Aku menunggu pertolongan dari Tuhan.". Maka berlalu lah tim sars tersebut meninggalkan pria itu.
Banjir itu pun semakin meninggi. Saat tingginya sudah hampir menutupi seluruh tinggi rumahnya ada halikopter dari angkatan udara datang untuk menelusur memberikan bantuan. Pria itu terlihat diatas atap rumahnya sedang menunggu datangnya pertolongan dari Tuhannya. Masih sama seperti yang sudahnya, ia enggan meninggalkan gubuknya dan tetap menunggu pertolongan Tuhannya. Halikopter pun meninggalkan pria tersebut dengan kondisi air yang terus meninggi menenggelamkan ia dan gubuknya.
Pria itu pun akhirnya tenggelam dan meninggal. Lalu di alam sana ia diberikan pertanyaan oleh malaikat.
"Bagaimana kau bisa meninggal?", ujar malaikat.
"Aku setia dengan Tuhanku. Aku setia menunggu pertolongan langsung dari Tuhanku hingga banjir menenggelamkan ku.", ujarnya.
Namun dengan senyum sinis malaikat pun menjawab, "Tau kah kau bahwa sebenarnya Tuhanmu sudah memberikan pertolongan kepadamu? Ia memberikan gerobak yang dibawa oleh tetanggamu, namun kau telah melalaikannya. Pertolongan Tuhanmu pun datang untuk yang kedua kalinya, ia memberikan kuda yang dibawakan oleh tetanggamu dan lagi-lagi kau melalaikannya. Tuhanmu itu sangat baik, ia memberikan pertolongan ketiga kepadamu yaitu perahu sekoci dan halikopter dari tim penyelamat dan sekali lagi kau melalaikannya. Maka masuk neraka lah kau karena telah melalaikan pertolongan dari Tuhanmu."
Tuhan itu Maha Baik, ia takkan mungkin membiarkan hambaNya dalam kesengsaraan. Bantuan dan pertolongan selalu Tuhan berikan dalam berbagai bentuk. Maka peka lah apa yang ada di sekitarmu, mungkin itu lah bantuan yang terbaik dari Tuhanmu.
#CMP
Sabtu, 28 Januari 2012
#TanpaJudul
Pagi itu bangkit bersama asa baru
Bising kota menghangatkan
Mengecup rinduku pada sang cinta
Mengalirkan sajak-sajak keramaian
Aku berharap bertemu sebuah cinta, sebuah fajar kecil yang terbit
Merayap, perlahan padamkan laraku
Siang melerai derai-derai air mata
Mengantar beranjak meneropong bukit harapan
Terhenyak, menyentuh dasar-dasar pilu
Aku berbaring bersama ketabahan
Menjahit luka dengan kata cinta
Menghapus memar dengan sajak dari surga
Malam memungut perihku diam-diam
Kamu tahu ada rindu yang tak kunjung padam
Jikalau harus hujan, maka hujan cintalah
Biar bersama memelukku dalam khusyuknya malam
Ingat sayang, rinduku padamu, semesra hasrat penyair pada sang sajak
Terabaikan dalam relung-relung kesunyian
#CMP dan Hasanah
Bising kota menghangatkan
Mengecup rinduku pada sang cinta
Mengalirkan sajak-sajak keramaian
Aku berharap bertemu sebuah cinta, sebuah fajar kecil yang terbit
Merayap, perlahan padamkan laraku
Siang melerai derai-derai air mata
Mengantar beranjak meneropong bukit harapan
Terhenyak, menyentuh dasar-dasar pilu
Aku berbaring bersama ketabahan
Menjahit luka dengan kata cinta
Menghapus memar dengan sajak dari surga
Malam memungut perihku diam-diam
Kamu tahu ada rindu yang tak kunjung padam
Jikalau harus hujan, maka hujan cintalah
Biar bersama memelukku dalam khusyuknya malam
Ingat sayang, rinduku padamu, semesra hasrat penyair pada sang sajak
Terabaikan dalam relung-relung kesunyian
#CMP dan Hasanah
Senin, 23 Januari 2012
#TanpaJudul
Orang itu seakan tau diriku. Diriku yang kelam karenanya. Banyak orang bilang kalau 'jodoh' pasti akan bertemu kembali walau terpisahkan, namun apakah ini jodoh? Sebenarnya yang menjauh itu dia bukan aku. Aku hanya mengikuti alur yang dibuatnya. Yah..kita lihat hanya dapat bertahan sampai kapan.
NB. Simpan perasaanmu namun jangan tutup dirimu...
NB. Simpan perasaanmu namun jangan tutup dirimu...
Langganan:
Komentar (Atom)



